Selamat Berkunjung di Goa Maria Bali

6/20/2007

SEKILAS TENTANG PEMATUNG GOMAS

Almarhum Stefanus Bambang Triadji ( 24 April 1943 - 19 Mei 2007) adalah pembuat Goa Maria dan patung Bunda Maria. Lahir di Pasuruan tgl 24 April 1943, sulung dari 7 bersaudara, dari pasangan Soedarman Wirjosoegondo & Astoeti. Beliau adalah seorang seniman yang sederhana dan religius. Dalam setiap karyanya dia selalu merasa tidak bekerja sendirian melainkan bersama Sang Seniman Agung, sumber inspirasi dan kekuatannya. Maka tidak heran setiap kali berkreasi dan berkarya, lahir juga butir – butir permenungan tentang hidup yang bermakna.

Masa kecilnya dilalui di desa Ranggeh, Pasuruan, Jawa Timur, menempuh pendidikan dasar SD di Sang Timur Pasuruan, kemudian melanjutkan di SMPN 1 Pasuruan. Bakat seninya cukup menonjol sejak kanak-kanak. Selepas SMP tidak melanjutkan pendidikan di sekolah umum, melainkan di SEKOLAH SENI RUPA YOGYAKARTA (SESRI)

Setelah lulus dari SESRI, menempuh jalur kuliah di ASRI (AKADEMI SENI RUPA INDONESIA ) Lulus dari ASRI bekerja sebagai pemborong bangunan seni, dengan membuat relief relief, taman dan patung di Yogyakarta .

Selama berada di Yogya, juga aktif mengajar di SDK Sang Timur dan SMPK Kanisius Kota Baru. Di kota inilah cinta dengan Susana Maria Siswanti bersemi, yang kemudian dinikahinya pada 11 Juni 1972, menerima Sakramen pernikahan di Gereja Kristus Raja, Baciro, Yogyakarta. Dari pernikahannya dia dikaruniai 2 orang putra dan 3 orang putri yang semuanya juga mewarisi darah seni. Ketertarikannya pada iman Kristiani yang dikenal melalui lingkungan hidupnya di Jogja membuatnya menjadi Katolik, memilih nama baptis Stefanus, orang kudus yang dikaguminya karena keberanian mengakui dan mempertahankan imannya.

Setelah menikah, berdomisili di Kraksaan, kabupaten Probolinggo ( kota tempat ayahnya menjadi Wedana Kraksaan). Tinggal di sana selama kurang lebih setengah tahun kemudian pindah ke pusat kota Probolinggo. Pada tahun 1980 sampai 1983 mengajar di SMAK Probolinggo sbg guru seni rupa

Di Probolinggo, mulai mengerjakan proyek proyek seni dari gereja gereja dan dari pemerintahan setempat. Salah satu hasil karyanya adalah Relief dan Gua Maria Rumah retret Sawiran dan Bali, Patung Maria di Pertapaan Gedono dan kapel susteran SPM Probolinggo, Monumen Pancasila di alun – alun Probolinggo, Proyek pantai wisata Bentar,patung Gajah Mada di air terjun Madakaripura, monument PETA blitar, Patung pejuang Kertarto di Jombang, beberapa proyek di Kediri dan juga relief di DELTA PLAZA Surabaya. Tidak hanya seputar Jawa Timur, proyek seninya juga merambah Bali,Flores dan Jambi

Mulai thn 1997 bekerja di Flores utk proyek gereja dan biara – biara yang tersebar di kota Bajawa, Ende,Mataloko, Maumere dan Kupang dll

Pekerjaan terakhirnya adalah patung Maria di Larantuka setinggi 5.5 m dengan fondasi 3 m. Selain itu patung Yesus gembala baik beserta domba-Nya setinggi 9 m dan pondasi 3 m di pulau Waibalon Larantuka.

Sebelum pemasangan patung Yesus, terserang stroke 19 November 2002. Akhirnya karena tanggung jawab yang belum selesai sedangkan kondisinya yang masih sakit, dia harus memasang patung tersebut pada bulan April 2003 dengan disertai istrinya selama berada di Larantuka.

Setelah proyek tersebut selesai, kembali ke Probolinggo dan menjadi tenaga pengajar Seni Rupa di Seminarium Marianum Probolinggo

Selama hidupnya aktif dalam kegiatan pewartaan seperti Karmelit Awam, Serikat Sosial St Vincentius dan Persekutuan Doa Karismatik Katholik, Mulai thn 1970, aktif di Serikat sosial tsb Tahun 1980 mendirikan persekutuan doa Karismatik Katolik Imanuel di Probolinggo. Mulai thn 1989 mengikuti pelajaran sebagai Karmelit Awam di Malang. Pada tahun1993 bekerjasama dengan Rm. Landrikus Henry. O. Carm, merintis berdirinya Karmelit Awam di Probolinggo dan menjadi salah seorang pengajarnya. Pada tgl 4 Nov 2006 mengalami stroke serangan kedua, dan pada hari Sabtu, tanggal 19 Mei 2007 menghembuskan nafas terakhirnya ditengah – tengah keluarga yang dicintainya.

Dimakamkan di Tempat Pemakaman Kristen Angguran Probolinggo pada hari Minggu, 20 Mei 2007

Tidak ada komentar: